Indonesian - Food safety

Keamanan Makanan

Halaman ini memuat rangkuman informasi penting yang tersedia dalam situs web Dewan Kota, dan telah diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi Translating and Interpreting service (TIS) di nomor 131 450 untuk berbicara dengan seseorang dalam bahasa Anda, dan mintalah untuk disambungkan ke Dewan Kota Randwick di nomor 1300 722 542. Biaya penggunaan layanan ini adalah biaya panggilan lokal.

Semua usaha makanan, baik yang permanen maupun sementara, harus mendapatkan persetujuan dari Dewan untuk dapat beroperasi. Pada umumnya, Dewan harus menyetujui aplikasi pembangunan (Development Application) dan mengeluarkan sertifikat konstruksi (Construction Certificate) sebelum pekerjaan boleh dilaksanakan dalam suatu lokasi usaha makanan, atau sebelum perdagangan dimulai.

Praktek keamanan makanan sangat penting bagi kesehatan dan keamanan masyarakat kita. Untuk mengurangi potensi dampak serius terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, serta demi keberlangsungan finansial dari usaha mereka, para operator usaha makanan harus memastikan bahwa standar dan persyaratan keamanan makanan yang terkait selalu dipatuhi. Petugas Kesehatan Lingkungan (Environmental Health Officers) Dewan bertugas menegakkan kepatuhan terhadap standar dan persyaratan ini.

Banyak dari penyakit akibat makanan disebabkan oleh praktik penanganan makanan yang buruk. Sangat penting bahwa semua petugas pengelola makanan dan pengawasnya memiliki ketrampilan dan pengetahuan yang benar dalam hal higiene makanan. Juga penting bahwa kondisi lokasi makanan selalu dijaga agar bersih dan higienis, untuk meminimalkan potensi pencemaran makanan dari kotoran, minyak, bakteri dan zat-zat lain.

Informasi tentang keamanan makanan berikut ini memuat tautan ke dokumen PDF yang hanya tersedia dalam bahasa Inggris. Jika Anda memerlukan bantuan dengan dokumen-dokumen ini, silakan menghubungi Translating and Interpreting Service (TIS) di nomor 131 450 untuk berbicara dengan seseorang dalam bahasa Anda, lalu mintalah untuk disambungkan dengan Dewan Kota Randwick di nomor 1300 722 542. Biaya penggunaan layanan ini adalah biaya panggilan lokal.

Informasi Keamanan makanan Dewan Kota Randwick PDF, 219.57 KB

Persyaratan persetujuan Dewan Kota Randwick

Desain, konstruksi dan kelengkapan di lokasi makanan wajib mematuhi standar yang terkait, dan harus memastikan praktek penanganan makanan, kesehatan dan higiene yang baik.

Yang dimaksud lokasi usaha makanan termasuk:

  • restoran

  • kafe

  • gerai makanan bawa pulang

  • supermarket

  • minimarket

  • kedai kopi dan toko kue

  • kios

  • kantin

  • dapur komersial

  • bar dan bistro di hotel

  • jasa boga (caterers)

  • semua lokasi lain yang digunakan untuk menjual, menyimpan, mengolah atau memproduksi makanan.

Pada umumnya, Dewan harus menyetujui aplikasi pembangunan (Development Application) dan mengeluarkan sertifikat konstruksi (Construction Certificate) sebelum pekerjaan boleh dilaksanakan dalam suatu lokasi usaha makanan, atau sebelum perdagangan dimulai. Dalam beberapa kasus, misalnya jika suatu usaha makanan eceran berlokasi di kawasan usaha dan telah memenuhi persyaratan tertentu, maka Dewan hanya mensyaratkan sertifikat pembangunan yang telah memenuhi ketentuan (Complying Development Certificate).

Semua lokasi usaha makanan harus didesain, dibangun dan dioperasikan menurut persyaratan berikut ini:

  • UU Makanan NSW (NSW Food Act) 2003

  • Peraturan Makanan NSW (NSW Food Regulation) 2004

  • Peraturan Standar Makanan Otorita Makanan Australia & Selandia Baru (Australia & New Zealand Food Authority (ANZFA) Food Standards Code)

  • Standar Australia (Australian Standard) AS4674 - Desain, Konstruksi dan Kelengkapan Lokasi Usaha Makanan

  • Peraturan Bangunan Australia (Building Code of Australia)

  • Ketentuan Persetujuan Dewan untuk Lokasi Usaha Makanan  PDF, 32.53 KB.

Harus digunakan arsitek atau desainer yang berpengalaman dan memenuhi syarat untuk mendesain, membangun dan memasang kelengkapan di lokasi usaha makanan.

Pendaftaran, pemberitahuan dan persyaratan pemeriksaan

Semua operator usaha makanan, baik yang sementara ataupun permanen, harus mendaftarkan diri ke Dewan, sebelum memulai operasi. Jenis pendaftarannya berbeda-beda untuk usaha makanan yang permanen, sementara atau yang keliling (mobile), seperti perincian di bawah ini.

Lokasi usaha makanan yang permanen/tetap

Semua lokasi usaha makanan, termasuk lokasi yang digunakan untuk persiapan, penyimpanan, produksi, penjualan, pemajangan atau penyimpanan makanan (termasuk minuman), harus didaftarkan pada Dewan sebelum usaha dijalankan. Untuk mendaftarkan lokasi usaha makanan Anda, isilah formulir Lokasi Usaha Makanan (Food Premises PDF, 55.83 KB) lalu ajukan ke departemen Layanan Kesehatan, Bangunan & Peraturan (Health, Building & Regulatory Services) di Dewan.

Petugas Kesehatan Lingkungan (Environmental Health Officers) Dewan akan memeriksa semua lokasi usaha makanan yang telah terdaftar sebelum boleh beroperasi. Mereka juga akan memeriksa kepatuhan terhadap persyaratan keamanan makanan yang terkait dan kondisi serta kebersihan lokasi dalam saat-saat yang berlainan.

Semua operator usaha makanan juga wajib melaporkan perincian usaha mereka kepada Otorita Makanan NSW (NSW Food Authority).

Lokasi usaha makanan, gerai, dan penjaja keliling yang bersifat sementara

Menurut pasal 68 dalam UU Pemerintah Lokal (Local Government Act) 1993, gerai makanan sementara dan penjaja makanan atau minuman keliling (mobile) harus mendapat persetujuan untuk dapat menjual makanan, minuman atau barang apapun di tempat umum (misalnya, di jalan, kakilima, taman umum atau cagar alam). Formulir aplikasi dan pendaftaran harus disampaikan ke Dewan sekurangnya 14 hari sebelum acara atau kegiatan tersebut, untuk dipertimbangkan.

Jika gerai sementara atau penjaja itu disediakan sebagai bagian dari suatu acara masyarakat atau bazaar, perinciannya harus dilaporkan dalam formulir aplikasi Aktivitas dan Acara di Tempat Umum (Activities and Events in a Public Place PDF, 206.98 KB) untuk seluruh acara atau aktivitas yang terkait.

Anda dapat mengajukan aplikasi pendaftaran lokasi usaha makanan sementara, gerai sementara dan penjaja keliling dengan formulir aplikasi berikut ini:

Persyaratan keamanan makanan

Untuk menjaga tingkat kesehatan dan keamanan publik yang baik dalam masyarakat kita, semua lokasi usaha makanan baik yang tetap maupun sementara harus selalu memenuhi persyaratan dan standar keamanan makanan.

Untuk mendapat informasi yang terperinci, silakan melihat pada informasi, standar dan lembar data yang disediakan oleh Food Standards Australia New Zealand dan NSW Food Authority.

Lembar data dalam situs web Food Standards Australia New Zealand (FSANZ) tersedia dalam berbagai bahasa lain selain bahasa Inggris.

Daftar Periksa

Semua usaha makanan harus selalu memenuhi persyaratan dan prosedur pokok keamanan makanan berikut ini:

1. Persyaratan persetujuan

Persetujuan yang terkait harus didapatkan dahulu dari Dewan sebelum dapat menjalankan usaha dan menggunakan usaha makanan apapun.

2. Kelengkapan lokasi usaha makanan

Lokasi usaha makanan harus didesain dan dibangun sesuai standar dan persyaratan yang spesifik, untuk mendukung kebersihan, praktek penanganan makanan, kesehatan dan hygiene yang baik, serta untuk meminimalkan potensi pencemaran dan penyakit akibat makanan.

3. Pengendali makanan: ketrampilan dan pengetahuan

Semua pengendali makanan harus memiliki ketrampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan dalam hal keamanan makanan dan higiene makanan.

Operator atau manajer usaha ini harus mempunyai ketrampilan dan pengetahuan yang tinggi dalam hal keamanan makanan dan higiene makanan, dan mereka harus memastikan bahwa semua staf memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang mencukupi dalam hal keamanan makanan.

Dewan menyarankan semua pengendali makanan mengikuti pelatihan resmi dalam hal keamanan makanan dan higiene makanan, seperti kursus pelatihan di TAFE atau sekolah makanan/jasa boga yang relevan.

4. Praktik dan kontrol pengendalian makanan

Operator atau manajer usaha dan semua pengendali makanan harus memastikan bahwa produk makanan tersebut ditangani dengan cara yang aman dan terkontrol, mulai dari transportasi, penerimaan, penyimpanan, pengolahan, pemajangan, pelayanan dan pembuangan.

Praktik pengendalian makanan yang ceroboh atau keliru akan sangat meningkatkan risiko terjadinya pencemaran makanan dan menyebabkan insiden peracunan makanan yang berpotensi serius.

Makanan harus disimpan, ditempatkan, dibuat, dipajang dan ditangani dengan cara yang tidak meningkatkan risiko pencemaran atau pertumbuhan bakteri dan toksin.

Standar 3.2.2 Peraturan Standar Makanan (Food Standards Code) memuat persyaratan dan prosedur rinci untuk pengendalian makanan.

5. Kontrol suhu

Untuk meminimalkan risiko kerusakan makanan, peracunan makanan dan pertumbuhan bakteri atau toksin, maka makanan yang berpotensi berbahaya harus disimpan dalam kontrol suhu yang tepat.

Makanan yang berpotensi berbahaya antara lain:

  • daging sapi atau ayam mentah dan matang, atau makanan yang mengandung daging sapi atau ayam, misalnya casserole, kari, pastel daging, roti sosis, kebab, lasagna, spaghetti bolognese

  • produk susu, misalnya, susu, custard, krim, makanan pencuci mulut yang mengandung susu

  • makanan hasil laut, misalnya, ikan, udang, lobster, tiram, cumi-cumi, kerang

  • buah-buahan dan sayuran olahan, misalnya salad

  • nasi, pasta dan salad pasta matang

  • makanan yang mengandung telur, kacang-kacangan, atau makanan kaya protein lain, seperti quiche dan produk kedelai

  • makanan yang mengandung seperti disebutkan di atas, misalnya roti lapis (sandwich) dan roti isi.

Makanan yang berpotensi berbahaya harus dijaga:

  • pada atau di bawah suhu 5°C (misalnya dalam lemari es atau freezer), atau

  • pada atau di atas suhu 60°C (misalnya dalam lemari pajang berpemanas).

Makanan yang berpotensi berbahaya harus didinginkan dari 60°C ke 5°C dan dimasukkan lemari es sesegera mungkin (biasanya dalam 2 sampai 4 jam).

Semua lemari es, freezer dan lemari pajangan makanan berpemanas harus mempunyai termometer akurat di dalam alat tersebut, yang mudah terlihat, untuk memastikan makanan tersebut dijaga dalam rentang suhu yang tepat (misalnya termometer jenis digital).

Standar 3.2.2 Peraturan Standar Makanan (Food Standards Code) merinci persyaratan spesifik untuk menjaga makanan yang berpotensi berbahaya pada suhu yang tepat.

6. Pencegahan pencemaran

Operator usaha makanan harus memastikan bahwa semua tindakan yang memungkinkan telah dilakukan untuk melindungi makanan dari kemungkinan pencemaran.

Pencemaran makanan dapat disebabkan oleh sejumlah praktik kerja dan kontrol yang tidak benar, antara lain:

  • kontrol suhu yang tidak benar

  • praktik penurunan suhu (thawing) dan pemanasan ulang yang tidak benar

  • hama dan binatang kecil (misalnya tikus, lalat, kecoa, burung, serangga)

  • peralatan, mesin, perkakas, dan permukaan yang tidak bersih

  • tangan, pakaian dan alas kaki yang tidak bersih

  • pencemaran silang antara makanan mentah dan makanan matang/siap saji

  • praktik penanganan makanan yang buruk atau tidak benar (misalnya menyentuh makanan matang/siap saji tanpa sarung tangan)

  • pencemaran dari pembeli (misalnya memegang atau bersin pada makanan)

  • praktik transportasi dan penyimpanan yang buruk

  • praktik pembersihan dan higiene pribadi yang buruk

  • fasilitas pembuangan sampah yang tidak benar atau tidak memadai

  • pencemaran fisik dan kimia lainnya

  • makanan mentah (seperti daging, hidangan laut) harus disimpan, disiapkan dan diolah secara terpisah atau jauh dari makanan matang siap saji, untuk mencegah terjadinya pencemaran silang antar makanan.

Standar 3.2.2 Peraturan Standar Makanan (Food Standards Code) merinci persyaratan dan keterangan lain untuk mencegah pencemaran makanan.

7. Pembersihan dan sanitasi

Lokasi usaha makanan harus selalu dijaga kebersihannya, termasuk pada seluruh dinding, lantai, langit-langit, rak, jendela, perlengkapan masak, perlengkapan ventilasi, lemari es, peralatan, lemari, perkakas, pecah belah, pisau, perabot dan sambungan-sambungan.

Cara paling efektif dan efisien untuk menjaga lokasi tetap bersih dan higienis adalah dengan mengembangkan dan menerapkan program pembersihan yang berjalan terus menerus.

Program pembersihan ini harus menentukan siapa, apa, kapan dan bagaimana caranya suatu area atau benda harus dibersihkan.

Untuk memastikan bahwa permukaan, perlengkapan dan perkakas, dll telah sepenuhnya dibersihkan dan disanitasi, disarankan untuk menggunakan produk 'pembersihan dan sanitasi' komersial yang spesifik dari perusahaan pemasok dapur komersial, jasa boga atau kebersihan, sesuai dengan petunjuk produsen.

8. Kesehatan dan higiene

Semua orang berpotensi membawa bakteri, dan bakteri dapat mudah berpindah dari tangan dan pakaian seseorang dan dari perkakas atau benda lain ke makanan, atau ke permukaan area persiapan atau perkakas makanan.

Semua staf harus mencuci tangan mereka secara teratur (dengan air hangat dan pembersih tangan), terutama:

  • sebelum memulai kerja

  • sebelum memulai kerja setelah istirahat/rehat

  • setelah memegang uang dan sebelum menangani makanan

  • setelah menangani piring, gelas atau perkakas kotor

  • setelah melakukan pembersihan apapun

  • setelah menggunakan kamar kecil

  • setelah merokok

  • sebelum menangani makanan matang – setelah menangani makanan mentah

  • setelah menangani sampah atau limbah lain

  • setelah menyentuh rambut, mulut, hidung atau bagian tubuh mereka yang lainnya.

Juga penting bahwa petugas pengendali makanan meminimalkan potensi pencemaran makanan. Sebagai contoh, dengan memakai sarung tangan atau menggunakan penjepit untuk menghindari menyentuh makanan matang atau makanan siap saji, dan dengan mengenakan pakaian dan alas kaki yang bersih.

9. Penyimpanan makanan dan pembuangan sampah

Produk makanan harus disimpan di lokasi yang benar, dalam wadah yang tepat dan pada suhu yang terkontrol baik, untuk mencegah potensi pencemaran dan pertumbuhan bakteri.

Makanan yang berpotensi berbahaya harus disimpan dalam wadah plastik berpenutup yang tepat, untuk mengurangi risiko pencemaran dari makanan lainnya (misalnya memisahkan makanan mentah dan makanan matang atau makanan siap saji), dan dari penanganan makanan, kotoran, debu dan zat pencemar fisik dan kimia lainnya.

Untuk meminimalkan pertumbuhan bakteri:

  • jaga makanan tetap dingin (di bawah 5°C)

  • jaga makanan tetap panas (di atas 60°C)

  • selalu memanaskan ulang atau mendinginkan makanan dengan cepat.

Untuk mengurangi risiko pencemaran, semua lokasi usaha makanan harus mempunyai fasilitas dan tempat pembuangan sampah yang tepat dan memadai.

Tong sampah harus dilengkapi dengan tutup dan ditempatkan di area-area yang benar, sehingga tidak berpotensi mencemari makanan, permukaan atau perlengkapan lain.

Area penyimpanan makanan dan penyimpanan sampah harus selalu terjaga kebersihan dan sanitasinya, bebas dari kutu, lalat, kecoa dan hama lain.

Usaha makanan harus mengatur sampah dan daur ulang mereka untuk dikumpulkan dan dibuang oleh kontraktor sampah usaha/komersial yang resmi (Trade Waste Service dari Dewan atau kontraktor swasta yang berlisensi).

10. Lokasi usaha makanan, gerai dan penjaja yang bersifat sementara

Semua lokasi usaha makanan, termasuk operator usaha makanan sementara, kelompok layanan masyarakat dan lembaga sosial wajib memenuhi persyaratan sesuai UU Makanan 2003 (Food Act 2003) dan Peraturan Standar Makanan (Food Standards Code).

Meskipun suatu acara atau kegiatan mungkin hanya bersifat sementara, potensi risiko terjadinya penyakit akibat makanan dan peracunan makanan sama dengan lokasi usaha makanan yang permanen.

Kepatuhan dan penegakan peraturan

Petugas Kesehatan Lingkungan (Environmental Health Officers) Dewan akan menegakkan kepatuhan terhadap persyaratan dan standar yang terkait.

Sehubungan dengan pelanggaran sangat kecil dan peningkatan kualitas, Dewan biasanya akan memberikan waktu yang wajar bagi pemilik untuk memperbaiki masalah atau meningkatkan kualitas konstruksi lokasinya. Namun, jika pelanggaran tersebut berpotensi serius atau kondisi lokasi dipandang tidak aman atau tidak sehat, Dewan dapat mengeluarkan pemberitahuan denda sebesar $330 untuk setiap pelanggaran. Sebagai alternatif, Dewan dapat mengambil tindakan hukum di pengadilan lokal yang dapat menyebabkan operator terkena denda sampai sebesar $110,000 untuk perorangan atau $550,000 untuk perusahaan.

Dewan juga juga dapat mengeluarkan Surat Perbaikan Makanan (Food Improvement Notice) dan Surat Larangan (Prohibition Order) yang dapat memaksa lokasi usaha makanan tersebut berhenti berusaha dan/atau mewajibkan pelaksanaan aktivitas atau pekerjaan yang lebih baik.

Keterangan mengenai semua denda dan tindakan hukum tertera dalam pendaftaran publik oleh Otorita Makanan NSW (NSW Food Authority).

Biaya dan tarif

Akan dikenakan biaya untuk layanan berikut ini:

  • biaya administrasi dan pendaftaran

  • biaya pemeriksaan (ditagihkan setelah pemeriksaan oleh Dewan)

  • biaya aplikasi dan pendaftaran gerai dan penjaja makanan yang bersifat sementara

  • biaya aplikasi dan pendaftaran bagi penjaja keliling

  • biaya pemeriksaan ulang (tindak lanjut setelah ada masalah dan persyaratan yang tidak terpenuhi)

  • biaya pemberitahuan peningkatan kualitas

  • biaya dan tarif pemulihan hutang.

Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami.

Halaman ini diterjemahkan dari situs web Dewan Kota Randwick. Terjemahan ini hanya untuk informasi saja, dan versi yang resmi dan definitif adalah versi bahasa Inggris.

Back to top